Pelatihan Pengoperasian Alat Tangkap Tuna Hand Line dan Pelatihan
Penanganan Ikan Tuna di Atas Kapal, Kamis 14 Juni 2012 yang dilaksanakan
oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan Aertembaga (BP3
Aertembaga) di salah satu Aula miliknya menampilkan pembicara Sekretaris Kota Bitung Drs. Edison Humiang, MSi. Humiang yang didampingi
Kadis Kelautan dan Perikanan Ir. Hengkie Wowor membawakan materi
berjudul Kebijakan Pembangunan Perikanan Kota Bitung.
Menurutnya, ada 4 langkah utama dalam strategi pembangunan perikanan
di Kota Bitung yakni, Pengembangan Kawasan Minapolitan & KEK yaitu
mengembangkan usaha skala kecil dan besar, Memfasilitasi Modal Usaha
dengan cara bekerja sama dengan pihak perbankan, Pengembangan
Infrastruktur pendukung seperti pembangunan jalan tol Manado-Bitung,
jalan lingkar lembeh dan terakhir Pengembangan SDM dengan carapelatihan
bagi pelaku/kelompok usaha perikanan serta sosialisasi tentang
penangkapan ikan berwawasan lingkungan.
“Diharapkan dengan 4 langkah utama itu, dapat mengatasi masalah yang ada & menciptakan
peluang menjadikan Bitung sebagai pusat perikanan di Indonesia Bagian Timur”, kata
Humiang. Sementara Kepala BP3 Aertembaga Pola S. T.
Panjaitan, A.Pi, MM mengatakan bahwa maksud pelatihan ini adalah untuk
meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan sikap nelayan dan pelaku utama
perikanan dalam menangkap dan menangani ikan Tuna dengan baik dan
benar.peluang menjadikan Bitung sebagai pusat perikanan di Indonesia Bagian Timur”, kata
“Potensi sumber daya laut dan perikanan yang besar dari Kota Bitung
sehingga membuat Pemerintah Pusat sudah menetapkan Kota Bitung sebagai
pusat perikanan Tuna atau “World Tuna Center”, guna
dijadikan salah satu pemasukan devisa bagi negara. Ikan Tuna dari Bitung sudah menjadi salah satu ekspor andalan ke beberapa negara di dunia yang ikut membantu pertumbuhan ekonomi di daerah dan nasional. Oleh sebab itulah, alasan kami mengadakan pelatihan semacam ini agar para nelayan dan pelaku perikanan dapat memahami dengan benar cara penangkapan dan penanganan ikan Tuna”, kata Panjaitan. Panjaitan menambahkan bahwa pelatihan ini diikuti oleh sekitar 50 nelayan/pelaku
perikanan yang tersebar di Kota Bitung dengan Pelatih berasal dari BP3 Aertembaga sendiri. Swaramanado.com
dijadikan salah satu pemasukan devisa bagi negara. Ikan Tuna dari Bitung sudah menjadi salah satu ekspor andalan ke beberapa negara di dunia yang ikut membantu pertumbuhan ekonomi di daerah dan nasional. Oleh sebab itulah, alasan kami mengadakan pelatihan semacam ini agar para nelayan dan pelaku perikanan dapat memahami dengan benar cara penangkapan dan penanganan ikan Tuna”, kata Panjaitan. Panjaitan menambahkan bahwa pelatihan ini diikuti oleh sekitar 50 nelayan/pelaku
perikanan yang tersebar di Kota Bitung dengan Pelatih berasal dari BP3 Aertembaga sendiri. Swaramanado.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar