Komis C DPRD Kota Bitung melakukan pertemuan dengan sejumlah warga Kecamatan Madidir yang terkena dampak limbah pengolahan batubara milik PT Multi Nabati Sulawesi (MNS). Pertemuan itu digelar di Kantor Camat Mandidir yang dihadiri pihak PT MNS, SKPD terkait dan warga yang terkena debu limbah batubara.
Rabu, 04 Februari 2015
Selasa, 03 Februari 2015
Warga Bitung Protes! Rumah Mereka Penuh Debu Batubara
Sejumlah warga Kelurahan Paceda dan Madidir Unet sempat melakukan aksi walk out saat mengikuti pertemuan dengan Komisi C DPRD Bitung, PT Multi Nabati Sulawesi (MNS) dan pemerintah Kecamatan Madidir di ruang pertemuan kantor Kecamatan Madidir untuk membahas keluhan warga mengenai debu hasil produksi Batubara yang beterbangan dari PT MNS hingga masuk ke rumah-rumah warga, Selasa (3/2/2015).
SK Tarif Penyesuaian Dicabut, Buruh Ancam Demo
Senin, 02 Februari 2015
Bupati Halmahera Barat Boyong 18 SKPD Belajar di Bitung
Bitung – Sebanyak 18 pejabat Pemerintahan Kabupaten Halmahera Barat menemui Walikota Bitung, Hanny Sondakh, Senin (2/2/2015). Kedatangan 18 orang pejabat Kabupaten Halmahera Barat ini dimpinpin langsung Bupati Hamahera Barat, Namto Hui Roba dengan tujuan melakukan studi banding.
Pembajak MT Berkat Rehobot Gunakan Bahasa Inggris dan Tagalog
Nahkoda MT Berkat Rehobot, Ridwan Balaati mengatakan delapan orang yang membajak kapalnya saling berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Tagalog Filipina. Ia mengaku, dua bahasa itu yang didengar digunakan para pembajak selain Bahasa Indonesia yang terdengar kaku dan patah-patah.
Minggu, 01 Februari 2015
Wawali Lomban: Pala Jangan Bersikap Arogan
BITUNG, Kawanuapost.com – Bertempat di Aula Sanggar Kegiatan Belajar Manembo-nembo, Wakil Walikota Bitung M. J Lomban mengukuhkan 173 orang Perangkat Kelurahan yang terdiri dari 34 Kepala Lingkungan (Pala) dan 139 Ketua Rukun Tetangga (RT) se- Kecamatan Matuari. Kamis (29/01/15).
Pembajak Kapal di Bitung Diburu! ABK yang Dibuang ke Laut Dievakuasi
Sebanyak 15 kru Kapal Tanker MT Rehobot GT 700 yang dibajak oleh delapan pria bertopeng akhirnya berhasil dievakuasi Kapal Polisi Beo 5013 milik Polair Mabes Polri di Perairan Sulawesi, Sabtu (31/1/2015) pukul 04.30 Wita.
Kondisi ke 15 kru kapal yang dibajak lalu di buang ke laut itu berhasil selamat menumpang rakit rumpon dan pamboat milik nelayan. Mereka juga dalam keadaan sehat.
Kondisi ke 15 kru kapal yang dibajak lalu di buang ke laut itu berhasil selamat menumpang rakit rumpon dan pamboat milik nelayan. Mereka juga dalam keadaan sehat.
Langganan:
Postingan (Atom)






