Iven
pertandingan sepak bola Maximus Cup yang digelar di Stadion Dua Sudara
Manembo-nembo Atas dinilai rentan tindakan kriminal berupa perkelahian antar
suporter.
Pasalnya,
iven yang sudah dihelat satu bulan lebih itu tak
melibatkan pihak kepolisian
dalam melakukan pengaman. Dan itu terlihat saat pertandiang digelar tak satupun
anggota kepolisian melakukan penjagaan untuk mengaantisipasi hal-hal yang tak
diinginkan.
Namun
hal itu dibantah salah satu panitia, Marce Tatuil. Menurutnya, dari awal
pelaksanaan kegiatan, pihaknya sudah melibatkan jajaran Polres untuk melakukan
pengamanan selama iven Maximus Cup digelar.
“Sayangnya,
pihak Polres hanya melakukan pengamanan di hari pertama saja saat pembukaan.
Selebihnya tidak ada satupun anggota dari Polres yang hadir di lokasi melakukan
pengamanan,” kata Marcel beberapa waktu lalu.
Marcel
mengakui, selama iven itu digelar, masalah keamanan menjadi kendala karena tak
adanya anggota Polres setiap pertandingan digelar.
“Akibatnya
setiap tindakan kriminal seperti perkelahian antar suporter dan pemain harus
kami tangani sendiri. Padahal kami sudah mengeluarkan sejumlah uang untuk
membayar pengamanan,” katanya.
Ia
sendiri mengaku mulai pesimis untuk melanjutkan iven itu yang saat ini sudah
masuk putaran kedua karena tak adanya pengamanan dari Polres.
“Kami
sudah beberapa kali menghubungi Polres namun hingga kini setiap pertandingan
belum juga mengirimkan personilnya untuk melakukan pengamanan,” katanya.
sumber:beritamanado.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar