Pasca persoalan buruh ekspedisi naungan asosiasi logistik Alfi Ilfa Sulut yang kehilangan pekerjaan bongkar muat Semen Tiga Roda Indocement milik PT Mitra Duta Optimal, dari atas kapal Tiga Roda Indocement dari atas KM Bunga Teratai XXI GT 1368 No 257/Ka 2010 Ka No 4289/L di Pelabuhan Samudera Bitung, pihak PT Mitra Duta Optimal melalui Rahman Sales Manager Indonesia Timur angkat soal nasib yang dialami para buruh.
"Kami akan carikan jalan terbaik dan melakukan mediasi dengan pihak buruh dari asosiasi logistik yang menjadi tempat bernaung para buruh," tutur Rahman Selasa (10/3/2015). Langkah yang bakal diambil pihak Rahman, dilakukan secepat mungkin agar masalah ini dapat terselesaikan dengan baik dan tidak ada yang merasa dirugikan.
"Ini untuk semua, dalam waktu dekat ini akan melakukan mediasi dengan mereka," tukasnya. Sementara itu pihak asosiasi logistik Alfi Ilfa melalui pengurus Dewan pimpinan Wilayah Syam Panai menuding masalah ini muncul karena diduga melibatkan petinggi PT Pelindo, mengingat hampir 14 tahun sekitar 130an buruh bongkar muat semen bekerja dengan pihak Tiga Roda baru sekarang terjadi seperti ini.
"Dugaan ada orang besar Pelindo yang mengatur sampai ini bisa jadi begini oknum tersebut, ini namanya PT Pelindo melakukan monopoli," tegas Syam. Ironisnya kondisi di lapangan Senin kemarin nampak sedikit mencekam dengan keterlibatan beberapa anggota polisi yang berjaga-jaga di dermaga, hal itu sangat tidak lasim di temui pada proses bongkar muat semen di Pelabuhan. "Emangnya ada terjadi kekacauan sehingga harus ada politik, ini sudah konspirasi tingkat tinggi," tandasnya.
Ditempat terpisah pihak PT Pelindo IV Cabang Bitung lewat Vicktor Mantir Manager Pelanan barang dan aneka usaha menepis tudingan bahwa pihaknya melakukan monopoli aktifitas bongkar muat semen di dermaga pelabuhan Samudera Bitung. "Kami tidak monopoli, masalah siapa yang bongkar tergantung pemilik barang mau turunkan dan bongkar oleh siapa bukan dari Pelindo," tegas Mantiri. Mengenai keberadaan polisi pihaknya juga mengaku tak mengetahui apa-apa dan tidak pernah panggil-panggil polisi melakukan pengamanan pada proses bongkar muat semen.
"Kami PT Pelni memang memiliki buruh bongkar muat yang diberi nama Perusahan bongkar muat (PBM), sehingga tidak ada kaitan sama sekali antara Ekspedisi muatan kapal laut (MKL) dan PBMkarena Pelindo hanya menghendel PBM," kata dia sembari menjelaskan PBM bongkar muat dari kapal ke dermaga atau sebalik kalau MKL mengandle pamasukan dan pengeluaran barang di Pelabuhan.tribunmanado.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
My FacebookPengikut |
Chat BoxLive Traffic |
Arsip Blog
-
▼
2015
(1262)
-
▼
Maret
(52)
- Motor Dinas Rusak, Biaya Perbaikan Ditanggung SKPD
- Pangkalan PSDKP Bitung Bakal Tenggelamkan Enam Kap...
- Sangat Disayangkan PNS Punya Pengetahuan Tapi Tak ...
- Bocah Penjual Ikan Berulangkali Dipaksa Opa AL
- Laut Kita Terus Dijarah dan Kami Siap Perang
- Tunggakan Rekening Listrik, Kaloh Bakal Panggil De...
- Laga El Clasico Bawa Empat Orang Ini ke Polres Bitung
- Polres Ringkus Dua Bandar Togel Bola
- PILKADA BITUNG: Lilir Sebut Mantiri-Wurangian “Pas...
- GMNI Bitung Utus Puluhan Kader KTD Manado
- Tekan Kasus Pencurian, Polres Gelar Operasi Gabungan
- Astaga! Baru Sehari Diaspal, Jalan Tendeki-Kumerso...
- Pemkot Restrukturisasi 85 Pejabat Struktural dan F...
- Paripurna LKPD, Ini Penghinaan Terhadap DPRD
- O2SN dan FL2SN Ajang Memupuk Mental dan Raih Prestasi
- Lomban Resmikan Ruang Belajar SDN I Bitung
- Kepsek SMP Muhammadiyah Minta Maaf dan Siap Bertan...
- Lagi, Bulog “Salurkan” Beras Tak Layak Konsumsi
- Kabag Umum BLH Minahasa Utara Kena Jambret!
- Supit Minta Perbaiki Jalan di Pateten
- Warga Heboh, Anggota TNI AL di Bitung Ditemukan Me...
- Kepala BLH Jadi Duta Indonesia di Konfrensi Bencan...
- Kecelakaan di Bitung Picu Penikaman
- Inilah 17 Pulau di Bitung yang Statusnya Tidak Jelas
- Lomba Voli Wali Kota Bitung, Gita Pukau Penonton
- Status Tanah Pulau Lembeh Tak Kunjung Selesai
- Akhirnya Pengusaha Perikanan Bitung Bisa Temui Men...
- Rekson Sebut Mars Karang Taruna Dilombakan
- Hati-hati! Penggelapan Mobil Marak di Sulut! Ini M...
- Kapal Penumpang Wajib Sandar
- Sondakh Sebut Musrembang untuk Matangkan RKPD
- SMP Negeri 2 “Dipenuhi” Sampah
- Buruh Ekspedisi di Bitung Kehilangan Pekerjaan! Pe...
- Ya Ampun, Tas Milik Perawat RS Manembo-nembo Hilan...
- Mikson Tilaar, Penerus Milton Kansil di Bitung
- Dirut RSUD Manembo-nembo Akui Pencurian Sering Ter...
- Pemko Bitung Galakkan Car Free Day Tiap Sabtu
- Diduga Bocor, Menteri Hanif Batal Sidak PT MMP di ...
- Rivo Dicari Polisi Karena Penggelapan Kendaraan
- Ada Kuburan Nelayan Jepang di Aertembaga
- Disperindag Jamin Harga Beras Bakal Normal Kembali
- Tusuk Mulut Lidah dengan Besi, Aksi Tang Sin Bitun...
- Warga Tumpah Ruah Saksikan Cap Go Meh
- Pemko Bitung Makin Siap Sambut Turis Kapal Pesiar
- Beras Mahal, Penjual Makanan di Bitung Terpaksa Me...
- Cap Go Meh, Sondakh Himbau Masyarakat Jaga Keamanan
- Donor Darah, PMI Bitung Gandeng Kodim 1310
- Masih Amankah Bitung? Dalam Tiga Hari Empat Orang ...
- Sondakh Berharap Jalan Lingkar Lembeh Sejahterakan...
- Mobil Patroli Polsek Maesa “Diserang” Geng Motor
- Jeniffer Kecewa Nilai Tukar Dollar di Bitung Rendah
- PILKADA BITUNG: Pejabat Pemkot Mulai “Blok-blokan”
-
▼
Maret
(52)
Total Tayangan Halaman
156355
Tidak ada komentar:
Posting Komentar