Status
tanah Pulau Bangka di Kabupaten Minahasa Utara dan Pulau
Lembeh di Kota Bitung, bermasalah. Kondisi yang sama terjadi pada Pulau Bunaken yang
masuk wilayah Kota Manado.
Hal
itu mencuat dalam inspeksi mendadak (sidak) Penjabat Gubernur Sulawesi Utara
Soni Sumarsono ke Badan Pertanahan Nasional.
"Ada
problem kompleks terhadap masalah tanah di daerah ini yang menyita perhatian
masyarakat umum, institusi lintas sektoral hingga pemangku kepentingan atau
stakeholders," kata Sumarsono, Selasa (12/1).
Selain
status tanah ketiga pulau tersebut, penjabat gubernur lulusan Universitas Gajah
Mada ini menyentil persoalan serupa terkait lahan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)
Bitung, sengketa tanah Pertamina Bitung serta pembebasan lahan dan ganti rugi
tanah proyek jalan tol Manado-Bitung.
"Karena
itu, sidak yang dilakukan ini untuk mengenal lebih dekat mekanisme tata kelola
pertanahan di instansi ini," katanya.
Gubernur
mengatakan, BPN Sulut hendaknya mencermati secara jeli dan mampu melihat dengan
sisi objektif dalam menentukan status keabsahan atas tanah/lahan sehingga tidak
menimbulkan masalah baru yang berlarut.
Namun
apabila tidak mendapat titik temu dan mufakat atas persoalan ganti rugi, kata
dia, seharusnya mendapat penetapan putusan sengketa pihak pengadilan.
Direktur
Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri ini mengharapkan, BPN serius
menangani persoalan kepemikan tanah di kawasan wisata Pulau Bunaken yang
dikhawatirkan akan berdampak terhadap kunjungan wisatawan.
Kepala
BPN Sulawesi Utara Monsel Hutagaol mengatakan, masalah tanah dan lahan di
daerah ini berkaitan dengan status alas hak atas tanah yang bersumber dari
riwayat kepemilikan dari hak-hak barat (Kolonial Belanda) sebelum
diberlakukannya UU Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok
Agraria.
"Berangkat
dari status dan alas hak tersebut, apabila hak guna usaha berakhir masa
peruntukannya, maka beralih kembali menjadi tanah negara. Ini yang sering
menjadi potensi konflik dan problem atas beberapa pihak yang mengklaim sebagai
ahli waris," manado.tribunnews.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar