Sebagai provinsi yang memiliki wilayah kepulauan, Sulawesi Utara seharusnya didukung sejumlah infrastruktur yang mendukung aktivitas warga di kepulauan. Apalagi wilayah kepulauan Sulut merupakan kawasan perbatan dengan negara lain.
Hal itu diungkapkan Gubernur SH Sarundajang kepada Komisi IV DPR RI yang melakukan kunjungan kerja ke Sulut, Senin (23/2).
Bertempat di Ruang VIP Bandara Sam Ratulangi Manado, Mapanget, Sarundajang memaparkan kondisi wilayah Sulut saat ini.
Kata dia, 80 persen wilayah Sulut adalah laut. Dengan wilayah laut yang cukup besar itu, pencurian ikan oleh nelayan asing masih sering terjadi. Pemerintah dan pihak keamanan tak jarang sulit mengamankan wilayah, terutama di kawasan kepulauan.
Yang menjadi persoalan, kata Sarundajang, operasi untuk mengamankan wilayah tersebut terkendala oleh pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk kapal-kapal pengaman.
"Dari tiga daerah kabupaten kepulauan, hanya satu kabupaten yang memiliki SPBU yaitu Kabupaten Sangihe. Sedangkan Talaud dan Sitaro belum memilikinya. Padahal kami sudah berupaya minta perhatian Pertamina untuk dapat menyiapkan SPBU di dua kabupaten ini," ungkapnya.
Selain persoalan pengamanan wilayah laut, Sarundajang juga memaparkan potensi Bitung yang sebentar lagi menjadi kawasan khusus ekonomi (KEK). Program tersebut sudah masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) nasional. Pembangunannya pun sudah menarik investor dari Tiongkok yang ingin terlibat dengan menanamkan modalnya.
Tak hanya persoalan kelautan, Sarundajang juga memaparkan rencana penambahan landasan pacu Bandara Internasional Sam Ratulangi. Kata dia, pemerintah pusat telah menyetujui penambahan 300 meter landasan pacu sehingga menjadi 3.000 meter.
Ketua Komisi IV DPR RI Eddy Prabowo mengungkapkan, pihaknya akan turut mendukung sejumlah program pembangunan di Sulut, terutama terkait bidang kerja komisi yakni kelautan, perikanan, perkebunan, dan badan urusan logistik.
Kata Prabowo, kunjungan tim Komisi IV ke Sulut pada dasarnya untuk saling memberi masukan. "Kami sengaja datang ke sini untuk membatu berbagai infrastruktur, karena Sulut merupakan salah satu provinsi yang sangat strategis serta merupakan salah satu daerah kepulauan dan perbatasan", jelasnya di hadapat para pejabat pemprov.
Dia berharap, setelah disahkan jadi APBN 2015, dana APBN yang masuk ke-Sulut, diharapkan dapat dirasakan manfaatnya untuk kesejahteraan rakyat. "Selain Manado, kami juga akan menyerap aspirasi rakyat di Bitung, Tomohon, Tandano, serta akan melihat Bunaken," katanya.
Sebelumnya pada Minggu (22/2) sekitar pukul 15.30 di tempat yang sama, Gubernur Sarundajang didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Adminsitrasi Umum serta para pejabat eselon II menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi VIII yang membidangi agama, sosial, dan pemberdayaan perempuan.tribunmanado.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
My FacebookPengikut |
Chat BoxLive Traffic |
Arsip Blog
-
▼
2015
(1262)
-
▼
Februari
(57)
- Ribuan Wisatawan “Banjiri” Bitung
- Ketika Kapal Pesiar Queen Mery 2 Bawa Ratusan Turis
- Besok, Sekitar 450 Ribu Turis Asing 'Serbu' Kota B...
- Verna Dukung Olly Jadi Gubernur Sulut
- Delapan PAC PDI-P se-Kota Bitung Dilantik
- Video Mesum Mahasiswi dengan Sopir Taksi Hebohkan ...
- Dipelihara Warga, Polres Bitung Amankan Beruang Ma...
- Perayaan Hut Kepemimpinan di Bitung SoLo yang ke-4
- Sebarkan Video Mesum Bersama Sang Pacar, Sopir Tax...
- Gubernur Sarundajang Ingin SPBU di Talaud-Sitaro
- Sondakh: Belum Ada Calon Wali Kota dari PKPI
- Pemkot Bitung Sosialisasi Peraturan Kementerian Ke...
- Calon Perorangan Wali Kota Bitung Harus Kumpulkan ...
- Sompotan Sebut Kayu Hasil Pangkas Pohon Sumber PAD
- PILKADA BITUNG: Demokrat Utus Boham Gantikan Honandar
- Kaloh Hadiri Musda ORARI Sulut
- Jemmy: Solar Kami Belum Dibayar
- BKD-PP Bitung Belum Pastikan Berapa PNS yang Tamba...
- Kembang Api Spektakuler Meriahnya Malam Imlek di B...
- Rohaniawan Klenteng di Bitung: Tahun Kambing Berli...
- Warga Protes Pagar PT Gasmindo Bitung, Ini Hasil H...
- PT Gasmindo Penyebab Banjir di Wangurer
- Jadikan Imlek untuk Instropeksi Diri
- Oma Elsye Meninggal, Dugaan Keluarga Efek Blasting...
- DPRD Flores Timur Belajar Pengelolaan Ikan di Bitung
- Lima Kader PDI-P Bitung Ikuti Seleksi Calon Katua DPC
- Warga Filipina Tertangkap Tangan di Bitung Memerko...
- Januari 2015 DPRD Sudah Habiskan Ratusan Juta untu...
- Jakarta Banjir, DPRD Rubah Haluan Tujuan Kunjungan...
- Tarif Mikro di Bitung Rp 3.600 untuk Umum
- Legislator Bitung Pendatang Baru Dominasi 'Pelesir'
- Pemeriksaan BPK, Wenas Terancam Dipolisikan
- Lomban Bicara Reklamasi di Pertemuan PKB
- Wali Kota Bitung Minta Warga Segera Laporkan Infra...
- Musrembang, Warga Madidir Minta Lahan Pekuburan
- TPID Kota Bitung Dilantik, Sondakh Minta Segera Be...
- Wow, Humiang Larang Plat Hitam Parkir di Kantor Wa...
- Sondakh Lantik pengurus TPID, Humiang sebagai Ketua
- Pemkot Usulkan Timbun Laut Seluas 241 Ha
- Kepekaan Pemkot Pasca Bencana Dipertanyakan
- Opa di Bitung Ini Keburu Meninggal Sebelum 'Main' ...
- Pejabat BUMN China: KEK Bitung Nomor Satu akan Dib...
- Lurah Pinasungkulan Bakal Siapkan Pengacara untuk ...
- Pengusaha Cina Lirik Investasi di KEK Bitung
- Astaga! Eksekusi Rumah di Tinerungan Bitung Ricuh!
- Rumah Kapten Martina Terendam Pasir
- Pemkot Bentuk Tim Penanggulangan Bencana
- Korban Banjir Bitung, Ani Ingin Tetap Tinggal di B...
- Langkah Bitung Menuju Kota Sehat
- Lomban Terima Kunjungan Konjen Japan
- Komisi C Bahas Limbah Batubara PT MNS dengan Warga
- Warga Bitung Protes! Rumah Mereka Penuh Debu Batubara
- SK Tarif Penyesuaian Dicabut, Buruh Ancam Demo
- Bupati Halmahera Barat Boyong 18 SKPD Belajar di B...
- Pembajak MT Berkat Rehobot Gunakan Bahasa Inggris ...
- Wawali Lomban: Pala Jangan Bersikap Arogan
- Pembajak Kapal di Bitung Diburu! ABK yang Dibuang ...
-
▼
Februari
(57)
Total Tayangan Halaman
156352
Tidak ada komentar:
Posting Komentar