Tujuh orang pria dan wanita menggendong tas dan berbusana casual nampak asyik berdiri dan melihat-lihat tanah lapang dekat pantai di Kelurahan Manembo-nembo dan Tanjung Merah, pada Sabtu (7/2/2015) akhir pekan lalu. Mereka didampingi wawali Bitung Max Lomban, Edison Humiang Sekdakot Bitung, Fabian Kaloh Asissten I, Benny Lontoh Kadis Perindag dan para pejabat di lingkungan Pemko Bitung, usut punya usut ketujuh orang itu tengah melihat secara langsung keberadaan lokasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang ada di Bitung.
"Kami dari Comunication construction company-China Road and Bridge Corporation (CCC-CRBC) yang juga merupakan Badan usaha milik negara (BUMN) Cina," tutur pimpinan rombongan Mr Wei Wen melalui penerjemah. Dijelaskannya maksud dan tujuan kedatangan mereka ke Bitung, guna melakukan kunjungan kerja di Kawasan Ekonomi Khusus.
"Kami juga merupakan tim teknis China melakukan Feasibility Study terhadap lokasi strategis KEK dan melihat bagaimana akses masuk KEK ke jalan tol dan pelabuhan," jelasnya. Dalam pelaksanaan Feasibility Study Sabtu pekan lalu dalam rangka persiapan membangun KEK nanti, sehingga rombongan dari Negeri China sempat masuk di area pintu akses jalan tol di Kelurahan Sagerat dan Pelabuhan Peti Kemas.
"Kami berkesimpulan karena keseriusan Pemkot Bitung menyiapkan persiapan Bitung sebagai KEK maka kami menyatakan pemkot menjadi prioritas number one untuk dibantu," kata dia. Ia menambahkan pihaknya akan membantu dalam aspek administrasi atau Master Plan dan pendanaan dalam jumlah yang besar.
"Kami berencana akan kembali lagi bulan Maret setelah menyerahkan hasil kunjungan di Bitung kepada Pemerintah Cina," tukasnya. Edison Humiang selaku sekretaris daerah Kota Bitung menambahkan hasil kedatangan pihak CCC-CRBC dari China ke lokasi KEK Bitung berencana akan membuat kantor cabang di Manado jika mendapat persetujuan dari Pemerintah RRC. "Kantor cabang ini nantinya untuk kebutuhan tambahan informasi, tenaga ahli lokal dan peralatan pendukung yang dapat diperoleh di Manado sehingga tidak perlu lagi dibawa ke Beijing," jelas Humiang.
Terpisah Wawali Bitung Max Lomban menyampaikan bahwa Tim Teknis BUMN China ini diperintahkan pemerintah Tiongkok untuk meninjau langsung area KEK, akan membuat laporan tentang masterplan KEK dan memberikan rekomendasi kepada pemerintahnya bahwa KEK ini layak untuk dibangun. "Harapan kami jangan terlalu lama dalam pembangunan KEK ini dan menetapkan Pelabuhan Samudra sebagai IHP," jelas Lomban. Lanjutnya pihak dari Cina akan mendukung baik dari segi gambar, rencana umum, perhitungan biaya mulai sekarang dan hasilnya akan dibawa kembali ke Bitung. tribunmanado.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
My FacebookPengikut |
Chat BoxLive Traffic |
Arsip Blog
-
▼
2015
(1262)
-
▼
Februari
(57)
- Ribuan Wisatawan “Banjiri” Bitung
- Ketika Kapal Pesiar Queen Mery 2 Bawa Ratusan Turis
- Besok, Sekitar 450 Ribu Turis Asing 'Serbu' Kota B...
- Verna Dukung Olly Jadi Gubernur Sulut
- Delapan PAC PDI-P se-Kota Bitung Dilantik
- Video Mesum Mahasiswi dengan Sopir Taksi Hebohkan ...
- Dipelihara Warga, Polres Bitung Amankan Beruang Ma...
- Perayaan Hut Kepemimpinan di Bitung SoLo yang ke-4
- Sebarkan Video Mesum Bersama Sang Pacar, Sopir Tax...
- Gubernur Sarundajang Ingin SPBU di Talaud-Sitaro
- Sondakh: Belum Ada Calon Wali Kota dari PKPI
- Pemkot Bitung Sosialisasi Peraturan Kementerian Ke...
- Calon Perorangan Wali Kota Bitung Harus Kumpulkan ...
- Sompotan Sebut Kayu Hasil Pangkas Pohon Sumber PAD
- PILKADA BITUNG: Demokrat Utus Boham Gantikan Honandar
- Kaloh Hadiri Musda ORARI Sulut
- Jemmy: Solar Kami Belum Dibayar
- BKD-PP Bitung Belum Pastikan Berapa PNS yang Tamba...
- Kembang Api Spektakuler Meriahnya Malam Imlek di B...
- Rohaniawan Klenteng di Bitung: Tahun Kambing Berli...
- Warga Protes Pagar PT Gasmindo Bitung, Ini Hasil H...
- PT Gasmindo Penyebab Banjir di Wangurer
- Jadikan Imlek untuk Instropeksi Diri
- Oma Elsye Meninggal, Dugaan Keluarga Efek Blasting...
- DPRD Flores Timur Belajar Pengelolaan Ikan di Bitung
- Lima Kader PDI-P Bitung Ikuti Seleksi Calon Katua DPC
- Warga Filipina Tertangkap Tangan di Bitung Memerko...
- Januari 2015 DPRD Sudah Habiskan Ratusan Juta untu...
- Jakarta Banjir, DPRD Rubah Haluan Tujuan Kunjungan...
- Tarif Mikro di Bitung Rp 3.600 untuk Umum
- Legislator Bitung Pendatang Baru Dominasi 'Pelesir'
- Pemeriksaan BPK, Wenas Terancam Dipolisikan
- Lomban Bicara Reklamasi di Pertemuan PKB
- Wali Kota Bitung Minta Warga Segera Laporkan Infra...
- Musrembang, Warga Madidir Minta Lahan Pekuburan
- TPID Kota Bitung Dilantik, Sondakh Minta Segera Be...
- Wow, Humiang Larang Plat Hitam Parkir di Kantor Wa...
- Sondakh Lantik pengurus TPID, Humiang sebagai Ketua
- Pemkot Usulkan Timbun Laut Seluas 241 Ha
- Kepekaan Pemkot Pasca Bencana Dipertanyakan
- Opa di Bitung Ini Keburu Meninggal Sebelum 'Main' ...
- Pejabat BUMN China: KEK Bitung Nomor Satu akan Dib...
- Lurah Pinasungkulan Bakal Siapkan Pengacara untuk ...
- Pengusaha Cina Lirik Investasi di KEK Bitung
- Astaga! Eksekusi Rumah di Tinerungan Bitung Ricuh!
- Rumah Kapten Martina Terendam Pasir
- Pemkot Bentuk Tim Penanggulangan Bencana
- Korban Banjir Bitung, Ani Ingin Tetap Tinggal di B...
- Langkah Bitung Menuju Kota Sehat
- Lomban Terima Kunjungan Konjen Japan
- Komisi C Bahas Limbah Batubara PT MNS dengan Warga
- Warga Bitung Protes! Rumah Mereka Penuh Debu Batubara
- SK Tarif Penyesuaian Dicabut, Buruh Ancam Demo
- Bupati Halmahera Barat Boyong 18 SKPD Belajar di B...
- Pembajak MT Berkat Rehobot Gunakan Bahasa Inggris ...
- Wawali Lomban: Pala Jangan Bersikap Arogan
- Pembajak Kapal di Bitung Diburu! ABK yang Dibuang ...
-
▼
Februari
(57)
Total Tayangan Halaman
156354
Tidak ada komentar:
Posting Komentar