Minggu, 08 Februari 2015

Pejabat BUMN China: KEK Bitung Nomor Satu akan Dibantu

Tujuh orang pria dan wanita menggendong tas dan berbusana casual nampak asyik berdiri dan melihat-lihat tanah lapang dekat pantai di Kelurahan Manembo-nembo dan Tanjung Merah, pada Sabtu (7/2/2015) akhir pekan lalu. Mereka didampingi wawali Bitung Max Lomban, Edison Humiang Sekdakot Bitung, Fabian Kaloh Asissten I, Benny Lontoh Kadis Perindag dan para pejabat di lingkungan Pemko Bitung, usut punya usut ketujuh orang itu tengah melihat secara langsung keberadaan lokasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang ada di Bitung.

"Kami dari Comunication construction company-China Road and Bridge Corporation (CCC-CRBC) yang juga merupakan Badan usaha milik negara (BUMN) Cina," tutur pimpinan rombongan Mr Wei Wen melalui penerjemah. Dijelaskannya maksud dan tujuan kedatangan mereka ke Bitung, guna melakukan kunjungan kerja di Kawasan Ekonomi Khusus.

"Kami juga merupakan tim teknis China melakukan Feasibility Study terhadap lokasi strategis KEK dan melihat bagaimana akses masuk KEK ke jalan tol dan pelabuhan," jelasnya. Dalam pelaksanaan Feasibility Study Sabtu pekan lalu dalam rangka persiapan membangun KEK nanti, sehingga rombongan dari Negeri China sempat masuk di area pintu akses jalan tol di Kelurahan Sagerat dan Pelabuhan Peti Kemas.

"Kami berkesimpulan karena keseriusan Pemkot Bitung menyiapkan persiapan Bitung sebagai KEK maka kami menyatakan pemkot menjadi prioritas number one untuk dibantu," kata dia. Ia menambahkan pihaknya akan membantu dalam aspek administrasi atau Master Plan dan pendanaan dalam jumlah yang besar.

"Kami berencana akan kembali lagi bulan Maret setelah menyerahkan hasil kunjungan di Bitung kepada Pemerintah Cina," tukasnya. Edison Humiang selaku sekretaris daerah Kota Bitung menambahkan hasil kedatangan pihak CCC-CRBC dari China ke lokasi KEK Bitung berencana akan membuat kantor cabang di Manado jika mendapat persetujuan dari Pemerintah RRC. "Kantor cabang ini nantinya untuk kebutuhan tambahan informasi, tenaga ahli lokal dan peralatan pendukung yang dapat diperoleh di Manado sehingga tidak perlu lagi dibawa ke Beijing," jelas Humiang.

Terpisah Wawali Bitung Max Lomban menyampaikan bahwa Tim Teknis BUMN China ini diperintahkan pemerintah Tiongkok untuk meninjau langsung area KEK, akan membuat laporan tentang masterplan KEK dan memberikan rekomendasi kepada pemerintahnya bahwa KEK ini layak untuk dibangun. "Harapan kami jangan terlalu lama dalam pembangunan KEK ini dan menetapkan Pelabuhan Samudra sebagai IHP," jelas Lomban. Lanjutnya pihak dari Cina akan mendukung baik dari segi gambar, rencana umum, perhitungan biaya mulai sekarang dan hasilnya akan dibawa kembali ke Bitung. tribunmanado.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar