Selasa, 23 Februari 2016

Aksi Ekstrim Thangsin Pukau Warga Bitung



BITUNG - Aksi Thangsin dalam perayaan Cap Go Meh atau hari ke-15 dari masa perayaan Tahun Baru Imlek di Kota Bitung,  pukau ribuan warga yang memadati sepanjang ruas jalan yang dilewati oleh iring-iringan prosesi Cap Go Meh atau Goan Siau, Senin (22/2).

Thangsin yang menjadi medium perantara, konon setelah dibacakan mantra tertentu dipercaya telah dirasuki oleh roh Dewa untuk memberikan berkat bagi umat Nya. Mereka biasanya akan melakukan beberapa atraksi sayat lidah,
memotong lengan atau menusuk bagian badannya dengan sabetan pedang, golok, dan lain sebagainya, sempat membuat histeris warga yang menyaksikannya.

“Ini atraksi ekstrim yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat dalam setiap perayaan Cap Go Meh, meskipun ngeri melihatnya, tapi kami sangat menyukai atraksi ini,” ujar Ibu Martha Mawuntu, warga Madidir.

Sejak keluar dari klenteng Seng Bo Kiong, para Thangsin yang berada diatas Kio/Usungan dimana didalamnya diletakkan arca para Dewa, melakukan aksi yang membuat histeris para warga. manadoline.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar