Kamis, 04 Februari 2016

Lomban: Penertiban Jangan Anarki



BITUNG - Wakil Walikota Bitung, Max Lomban menyatakan, penertipan warga Masata yang mendiami lahan KEK adalah tugas nasional. Mengingat KEK adalah program nasional yang ditindaklanjuti pemerintah daerah dengan menyiapkan lahan.


Hal itu dikatakan Max ketika memimpin apel persiapan aksi penataan dan penertiban lahan KEK di Kelurahan Tanjung Merah Kecamatan Matuari, Rabu (3/2/2016) di Lapangan Kantor Walikota Bitung.

“Jadi saudara - saudara sementara menjalankan tugas nasional, mengingat saat ini ada sejumlah warga yang menempati lahan yang diperuntukkan untuk KEK sehingga kita perlu melakukan penertipan,” kata Max.

Ia meminta tim yang tergabung dalam penertipan tidak melakukan tindakan kekerasan serta anarki. Mengingat warga yang akan dieksekusi adalah warga Kota Bitung juga yang harus diperlakukan secara manusiawi layaknya saudara.

“Kita kesana untuk melakukan penertipan, bukan berperang atau melakukan tindakan kekerasan. Gunakan kemampuan kalian untuk membujuk agar mereka mau meninggalkan lokasi dengan baik,” katanya.

Max juga menyampaikan, Pemkot sudah menyiapkan 96 ruang tempat tinggal di rumah susun sewa bagi warga yang terkena eksekusi dan armada untuk mengangkut barang - barang warga ke lokasi yang diinginkan. manadoexpress.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar