Senin, 11 Mei 2015

Pria Misterius Tembak Speed Boat



29 awak kapal jenis pajeko KM Omega Star 88 GT 29 no 1880/KKB 2014 KKB NO 1220/N milik anggota Komisi C DPRD Bitung Keegen Matindas Kojoh berhamburan di atas kapal. Mereka mengalami penembakan yang dilakukan seorang pria itu terjadi saat peristiwa penembakan yang dilakukan oknum berkaos lengan panjang menggunakan senjata laras panjang.

Menurut sejumlah awak yang diwawancarai, peristiwa itu terjadi pada Selasa (5/5) pekan lalu, saat kapal yang dalam keadaan kosong belum berisi ikan (47) sedang ikat tali di ponton tempat ikan bersarang menunggu subuh untuk mencari ikan. Kapal dinahkodai Ishak Mohamad alias Uwe.

"Waktu itu pukul 9 malam kami sedang berhenti dari melaut sambiil ikat tali di ponton menunggu subuh untuk mencari ikan di perairan Desa Esang Kabupaten Talaud atau 20 mil dari daratan," tutur Sukardi Daud (29) warga Kelurahan Aertembaga I saat diwawancarai Tribun Manado di atas kapal Senin (11/5) kemarin
Kejadian ini baru diungkapkannya karena takut lapor kepada pemilik sebab tangkapan nihil. Diceritakannya, peristiwa itu terjadi dengan cepat. Saat bersama awak kapal lainnya sedang duduk-duduk di haluan, tiba-tiba satu unit kapal jenis pajeko mendekat di kapal KM Omega Star.

"Kami tidak tahu kalau ada kapal yang merapat karena kapal itu datang dengan kondisi gelap gulita tanpa ada penerangan. Nanti saat dekat kapal kami baru memasang lampu penerangan," terangnya.

Di saat itulah seorang pria bertubuh kekar menggunakan kaos lengan panjang berdiri sambil pegang senjata laras panjang. Dia berteriak-teriak mencari nahkoda kapal yang saat itu sedang duduk di haluan kapal. Dia meminta nahkoda berpindah tempat ke kapalnya.

"Nahkoda kami langsung disekap dan dipukul di sekujur
tubuh dan wajah, kemudian tiba-tiba oknum itu langsung kembali berdiri dan menggarahkan sajam laras panjang yang memiliki sinar laser ke arah para awak. Dia kemudian melepaskan tembakan ke arah speed boat yang sedang digandeng di bagian belakang kapal," kata dia.

Sontak awak kapal berhanpuran mencari perlindungan, bahkan ada yang sempat menyelinap di jendela yang berukuran kecil. Akhirnya para awak KM Omega Star 88 berpindah ke pajeko penembak. "Pria bersenjata itu bilang kalau kami semua ABK tidak naik ke kapalnya dia akan tembak kapal kami sampai tenggelam menggunakan 100 butir peluru yang dia bawa. Dua jam kemudian kami kembali ke kapal langsung meninggalkan ponton itu ke tempat lainnya untuk kembali mencari ponton tempat ikan bersarang dan berhasil mendapat 15 ton ikan jenis Cakalang dan Malalugis, sementara ponton yang kami tempati sebelumnya sudah ditempati kapal penembak," tandasnya.

Nahkoda Ishak Mohamad alias Uwe (47) warga Inobonto 1 Kecamatan Lolak Bolmong yang kini berdomisili di Kelurahan Aertembaga sempat menjadi bulan-bulannan pelaku penembakan. Dia mengalami bibir pecah dan sekujur tubuhnya sakit, bahkan lehernya sempat dicekik. "Pelaku minta saya naik dan saya naik lalu langsung dipukul, saya tidak ada salah," ujar Uwe seusai divisum. sumber:manado.tribunnews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar