Selasa, 10 Januari 2017

Industri Pariwisata Akan Gantikan Industri Perikanan



Industri perikanan di Kota Bitung di ambang kehancuran. Namun itu tak berarti kiamat bagi Kota Bitung. Kota berjuluk Cakalang itu memiliki potensi pariwisata yang luar biasa.
Wali Kota Bitung, Max Lomban, menyatakan, Bitung siap menggodok sektor pariwisata di tahun 2017.


"Sebelumnya Bitung dikenal sebagai kota Cakalang atau industri, tahun 2017, Bitung juga akan disebut sebagai kota Pariwisata," ujar dia. Menurut dia, Bitung punya banyak objek wisata kelas dunia. Dibanding daerah lain, objek wisata Bitung lebih beragam.

"Ada wisata alam, pantai, gunung, flora, fauna, sejarah serta budaya, semua ada di Bitung," ujar dia.
Lomban mengakui, infrastruktur wisata di masih perlu perbaikan. Pihaknya sudah menganggarkan pembangunan sejumlah infrastruktur wisata. "Kita akan bangun resting area bintang lima di delapan kecamatan, selain itu kita bangun jalan serta jembatan menuju lokasi wisata," ujar dia.

Diungkap Lomban, pertengahan tahun ini, Bitung akan memiliki hotel terapung. Sebuah kapal pesiar dari Rusdi Kirana akan merapat di pulau Lembeh. "Kapal itu akan jadi hotel terapung," sebut dia.
Wakil Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri menambahkan, jalan di Kota Bitung akan dinamai tiga bahasa yakni Indonesia, Inggris dan Mandarin. "Kita akan lakukan segera," ujar dia.

Diungkap Mantiri, sejumlah turis asing butuh penunjuk jalan karena mereka sering jalan pakai Google Map.
Menurut dia, adanya jalan berbahasa asing akan memudahkan para turis menuju lokasi objek wisata. "Hal ini sangat penting," ujar dia.
Kadis Pendidikan Bitung Ferdinand Tangkudung menyatakan, pihaknya mempertimbangkan pembuatan kurikulum berbahasa Mandarin.

Menurut dia, banyak pihak yang mengusulkan hal itu. "Pertimbangannya Pemkot tak punya tenaga ahli bahasa Mandarin, padahal kita sangat perlu itu," ujar dia.
Tangkudung membeber, sejumlah sekolah pernah menerapkan kurikulum bahasa mandarin beberapa waktu lalu. Namun gagal karena keterbatasan guru. "Ini akan kita coba," ujarnya.
Sementara Kapolres Bitung AKBP Philemon Ginting berencana menyiapkan polisi pariwisata khusus Polres Bitung. Selama ini, kata Ginting, polisi pariwisata hanya ada di Polda. "Kalau di sini biasanya itu tugas Pam Obvit," ujar dia.

Dikatakan Ginting, jika terwujud, maka personel Polisi Pariwisata itu akan dibekali sejumlah keahlian diantaranya kemampuan berbahasa Mandarin. "Itu mutlak," kata dia.  *

STORY HIGHLIGHTS
* Ada wisata alam, pantai, gunung, flora, fauna, sejarah serta budaya
* Akan bangun resting area bintang lima di delapan kecamatan, bangun jalan serta jembatan menuju lokasi wisata
* Jalan di Kota Bitung akan dinamai tiga bahasa yakni Indonesia, Inggris dan Mandarin
* Kapolres Bitung AKBP Philemon Ginting berencana menyiapkan polisi pariwisata khusus Polres Bitung manado.tribunnews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar