Jumat, 25 September 2015

Gerebek Judi Sabung Ayam, Pelaku Kabur, Polisi Dapat Motor dan Taji



BITUNG - Ratusan warga berlarian saat Polisi menggrebek judi sabung ayam di tengah hutan sekitar 1 kilometer dari Lapangan Latihan Tembak di Kelurahan Girian Indah.

Kapolres Bitung AKBP Reindolf Unmehopa mengatakan peristiwa terjadi pada Kamis (24/9).Penggrebekan dilakukan Unit Reserse Kriminal dan Sabhara Polres Bitung.


"Jadi awalnya kami menerima laporan dari masyarakat bahwa ada judi sabung ayam.Lalu melakukan penelusuran dan memperoleh kepastian benar ada aksi judi sabung ayam kemudian melakukan penelusuran dengan membelah hutan untuk mencapai arena judi sabung ayam," tutur Reindolf melalui AKP Rivo Malonda kasat Reskrim Polres Bitung, Jumat (25/9) kemarin.

Penggrebekan terjadi sekitar pukul 15.00 wita.Sayangnya, tak satupun pelaku diamankan.Para pelaku langsung berlarian menyelamatkan diri.

"Yang berhasil kami amankan 57 unit motor milik pelaku dan 22 taji ayam yang disimpan rapih dalam dua saku tempat taji ayam, batu gosok, benang, plester luka dan dua buah sarung yang digunakan untuk menutupi taji," tambahnya.

Pihaknya menduga penggrebekan judi sabung ayam yang dilakukan jajaran kepolisian sudah tercium karena diduga ada oknum aparat yang membackup aksi itu, selain itu barang bukti berupa uang tidak berhasil diamankan. Jenis taji ayam yang berhasil diamankan merupakan hal jarang terjadi.Menariknya puluhan taji yang diamankan berbeda dengan jenis taji lainnya." Baru kali ini tajinya memiliki gagang selama kami membekuk judi sabung ayam baru kali ini menemukan taji seperti ini. Ini (taji) produk dari luar, sepertinya dari Filipina," kata dia. Sanski yang dialamatkan bagi mereka yang terlibat judi sabung ayam adalah pasal 303 KHUP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. manado.tribunnews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar