Minggu, 26 Juni 2016

Ulah Provokator, Seminar Religi Terpaksa Dihentikan



BITUNG - Belum genap 1 tahun semenjak insiden di bilangan Pinokalan, Girian Atas, kini provokator kembali beraksi. Kali tak tanggung-tanggung provokator beraksi di pusat pemerintahan Kota Bitung. Bahkan, acara Seminar Religi yang digelar secara resmi di BPU Kantor Walikota Bitung, Jumat (24/6), terpaksa dihentikan gara-gara ulah oknum tak dikenal tersebut.


Seminar Religi yang menghadirkan pembicara Pdt. Syaifudin, akhirnya dihentikan oleh Polsek Maesa sekitar pukul 14.30 Wita. Pasalnya, pelaksanaan seminar yang dihadiri oleh ratusan umat Kristiani tersebut didatangi oleh sekelompok oknum merasa terganggu atas kegiatan seminar.

Dalam pertemuan yang diawasi ketat oleh aparat Kepolisian Maesa ini, menyimpulkan bahwa seminar dihentikan tanpa batas waktu sampai persoalan ini diselesaikan oleh Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Bitung.

Pemateri, Pdt.Syaifudin sendiri mengaku dirinya hanya memberitakan firman berdasarkan telaah Alkitab dan meminta permohonan maaf kepada oknum-oknum yang tak dikenal.

Sementara dalam pertemuan ini, Kapolsek Maesa, Kompol Mohamad Kamidin, terpaksa mengambil keputusan menghentikan kegiatan seminar. Penghentian seminar ini juga disaksikan PLt Sekkot Bitung, Drs. Malton Andalangi.

Kesempatan berbeda, Andalangi dalam keterangannya kepada wartawan, menilai hal ini merupakan tindakan dari oknum provokator, yang mana secara sengaja menyusupi kegiatan seminar religi ini dan berupaya memprovokasi warga komunitas tertentu.

Untuk itu, Andalangi menghimbau masyarakat tetap waspada terhadap oknum-oknum provokator yang bakal merusak stabilitas kamtibmas. Andalangi juga mengajak warga saling menghormati umat yang menunaikan ibadah puasa. manadoexpress.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar