Sabtu, 05 September 2015

Sisihkan 5.460 Kelompok, Ustafu Girian Bitung ke Tingkat Nasional




BITUNG - Kelompok usaha pengolahan dan pemasaran (Poklasar) bernama Ustafu (usaha tampa Fufu) atau pengasapan ikan di Kelurahan Girian Atas tepatnya kompleks Kampung Loyang selangkah lagi bakal menyabet penghargaan Nasional Poklasar se Indonesia.

Ini akan terwujud jika kelompok yang diketuai Marwia Lahaji mampu menyabet peringkat satu dari tujuh kelompok yang sedang dinilai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).


"Jadi Poklasar Ustafu Girian Atas ini sebelum masuk dalam penilaian peringkat tujuh besar dan kini berada di tiga besar setelah sebelumnua menyisihkan 5460 kelompok lainnya se Indonesia," tutur Florensia Rantung Lurah Girian Atas, Jumat (4/9) kemarin.

Sementara itu disaat yang bersamaan Tommy Sarwono dari Pusat penyulusan (Puslu) Kelautan dan Perikanan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) dirjen P2HP tengah melakukan penilaian akhir untuk kategori pengolahan.

"Yang dinilai disejumlah daerah lain di Indonesia dari Kelompok usaha bersama (KUB), Kelompok pembudidayaan ikan ikan air tawar dan payau, kelompok pengolahan dan pemasaran. Untuk pengolahan dan pemasaran merupakan tahap akhir dari rangkaian produksi," terang Tommy kepada awak media disela-sela melakukan penilaian.

Kata Tommy untuk penilaian terhadap Poklasar Ustafu Girian atas telah diawali dengan penilaian fortofolio ada 10 item meliputi pembukuan, administrasi, keuangan, buku tabungan, kehadiran kelompok.

Dalam proses penilaian setelah admistrasi selesai diperiksa akan di plenokan bersama dengan kelompok lainnya yang masuk tujuh besar mewakili Provinsi masing-masing daerah.

"Untuk yang masuk 10 besar dilakukan uji petik atau verfiksasi langsung di lapangan, dari 10 digodok oleh masing-masing tim masuk tujuh besar lalu ambil tiga besar dan dicari peringkat pertama ke tingkat Nasional untuk penghargaan sertfikat dan tropy dari KKP dan bantuan dana segar," jelasnya.

Dia menambahkan Poklasar Ustafu Girian Atas satu-satunya kelompoj yang mewakili provinsi Sulut di tingkat Nasional, tidak semua daerah dalam provinsi mengajukan kelompok seperti ini tergantung daerah masing-masing.

"Adapun jenis-jenis hasil laut yang diikut sertakan dalam kegiatan ini kalau di Sulut ikan Cakalang ada daerah lain budidaya ikan lele untuk pengelohan, budidaya ada ikan Gurami, ikan Nila, budidaya ikan lele," tambahnya.

Proses penilaian selanjutnya setelah verfikasi di lapangan hasil penilaiannya dibawah ke KKP untuk dilakukan pleno, setiap tahun rutin dilaksanakan kegiatan seperti ini jika tahun ini belum berhasil kelompok tersebut bisa diajukan lagi tahun depan. "Kalau sudah 10 kelompok dikunjungi dan hasilnya sudah dimasukkan plenonya dua hari selesai," kata dia. Koordinator kelompok Poklasar Ustafu Girian Atas Marwia Lahaji mengatakan ada 21 anggota yang mendukung keberlangsungan kelompok dengan empat orang pemasok bahan baku. "Untuk penjualan diluar Kota Bitung seperti Manado dan sekitarnyan" ujar Marwia. manado.tribunnews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar