Jumat, 12 Agustus 2016

Nelayan Bitung Sambut Menteri Susi Bak Ratu Penolong

Bitung - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memperlunak aturan mengenai transshipment. Kebijakan ini diharapkan dapat memulihkan kembali industri perikanan yang sempat lesu. Kepastian ini diperoleh saat Susi datang ke Bitung, Sulawesi Utara.


Kunjungan Susi ke Pelabuhan Samudera, Bitung, sekaligus mengoperasikan dua kapal penyangga, yang berfungsi sebagai kapal penangkap ikan.

"Kalau mau jujur, sebenarnya saya setengah hati memberikan dua kapal itu. Sebab saya khawatir bisa disalahgunakan, sehingga pencurian ikan akan kembali marak," ucap Menteri Susi,Jumat, 13 Mei 2016.

Terkait itu, dia meminta kapal dimanfaatkan dengan tepat dan tidak disalahgunakan. Lebih lanjut, ia percaya sektor perikanan Bitung akan kembali bangkit. Tak cuma itu, ia juga optimistis daerah ini bisa mengalahkan General Santos sebagai pusat industri perikanan di Asia.

"Tapi dengan catatan, jangan ada lagi illegal fishing. Jangan lagi kita menjual ikan secara ilegal kepada orang asing. Kita harus tegakkan kedaulatan di wilayah laut kita. Silakan asing berinvestasi di sini, tapi hanya untuk sektor pengolahan. Kalau perikanan tangkap itu punya kita," ujar Susi.
Baca Juga
BNN Tangkap Bupati Bengkulu Selatan di Bandara
Kasus Gantung Diri WN Jerman di Papua Mencurigakan
Demi Keadilan, Warga Malang Ini Jalan Kaki dari Aceh ke Yogya
Penegasan ini direspons positif para pelaku usaha. Basmi Said selaku Ketua Asosiasi Unit Pengolahan Ikan (UPI) Bitung, menyampaikan terima kasihnya kepada Susi.

"Kami lega dengan kelonggaran aturan ini. Kalau sebelumnya produksi kita menurun drastis, sekarang mulai pulih. Kami yakin target produksi 1.143 ton bisa dicapai kembali. Sebab saat ini ikan mulai banyak lagi," kata dia.

Begitu juga dengan Ruddy Walukouw selaku Ketua Asosiasi Kapal Penangkap Nusantara (AKPN) Bitung. Ia yakin ribuan karyawan yang dirumahkan akan kembali bekerja. "Makanya kami tidak menuntut lagi ke Ibu Menteri. Kami justru hanya ingin berterima kasih."

Kawasan Konservasi Laut

Adapun Wali Kota Bitung Max Lomban menegaskan dukungan terhadap kebijakan Menteri Susi. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan adalah perwujudan kawasan konservasi laut untuk tempat hidup para ikan.

"Dan sejauh ini lewat bantuan dari pusat, program konservasi ini sudah jalan bagus. Buktinya selain untuk kepentingan itu, daerah konservasi juga bisa berkembang jadi lokasi wisata. Hasilnya pun sudah terasa. Kesejahteraan nelayan lebih bagus karena mudah mendapat ikan," tutur dia.



Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyambangi Pelabuhan Samudera, Bitung, Sulawesi Utara. (Liputan6.com/Yoseph Ikanubun)
Dalam kunjungan ini, Menteri Susi dielu-elukan para nelayan dan disambut bak ratu yang baik hati. Selain itu, seluruh perahu nelayan yang bersandar di Pelabuhan Perikanan Samudera, Bitung, memasang baliho yang bersangkutan. Di baliho itu tertulis, '
'Susi Pudjiastuti Sang Penolong Nelayan'.  regional.liputan6.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar