Senin, 26 Oktober 2015

DPRD Bitung Desak Pemkot Bitung Tambah Gaji Panwaslu



Tugas yang berat Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dalam mengawal pesta demokrasi pemilihan kepala daerah tidak sebanding dengan upah yang diterimanya setiap bulan, padahal peran panitia pengawas sangat penting dalam melakukan pencegahan dan penindakan terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh peserta Pilkada. Hal ini mengundang keprihatinan Ketua komisi A DPRD kota Bitung, Victor Tatanude. Ia mengatakan, ketidak seimbangan antara hak dan kewajiban ini dapat membuka peluang terjadinya suap.
“Kondisi seperti ini membuka ruang terjadinya suap dan tidak
menutup kemungkinan pelaksanaan Pilkada yang Jurdil sebagaimana harapan masyarakat bakal tidak akan berlaku. Untuk itu perlu adanya perhatia dari pemerintah untuk menambah insentif para pengawas pesta demokrasi ini agar mereka fokus menjalankan tugasnya dan melakukan penindakan tanpa pandang bulu,” kata Tatanude saat memimpin hearing dengan Panitia Pengawas Lapangan (PPL).
Pada kesempatan itu, Tatanude mengaku miris mendengarkan keluhan dari PPL yang hanya diupah Rp800 ribu perbulan, itupun harus dipotong Rp200 ribu sehingga upah yang mereka terima setiap bulannya hanya Rp600 ribu. Akibat upah yang tergolong kecil diera yang serba mahal ini, ada beberapa anggota PPL telah mengundurkan diri dan aksi pengunduran diri tersebut menurut informasi akan diikuti pula oleh anggota PPL lainnya.
“Sangat menyedihkan jika kita hanya berpangku tangan melihat satu persatu anggota PPL mengundurkan diri karena gajinya tidak sangat minim, menurut saya untuk PPL minimal dibayar sesuai UMP dua juta lebih, dengan demikian mereka akan maksimal dan fokus dalam pekerjaannya,”terangya.
Untuk itu, pihaknya bersama seluruh anggota komisi A DPRD kota Bitung telah bersepakat dan memberikan rekomendasi agar Pemkot Bitung merevisi peraturan walikota tentang gaji Panwaslu dan memberikan tambahan dana untuk operasional Panwaslu. Sementara untuk gaji ketua Panwaslu direkomendasikan sebesar Rp8 juta rupiah dan dua anggota Panwaslu kota Bitung Rp7,5 juta. Untuk ketua Panwascam direkomendasikan sebesar Rp4 juta rupiah sedangkan dua anggotanya digaji Rp3,5 juta rupiah, sementara untuk pengawas lapangan masing-masing digaji sesuai UMP atau sebesar Rp2,15 juta perbulannya.
Dengan adanya penyesuaian gaji dan penambahan biaya operasional Panwaslu, Panwascam dan PPL ini pihaknya optimis kinerja mereka akan lebih maksimal dalam mengawal terselenggaranya pesta demokrasi yang bersih jujur dan adil.www.manadoexpress.co

1 komentar:

  1. Hari ini saya ingin mengunkapkan tentang perjalanan hidup saya,karna masalah ekonomi saya selalu dililit hutang bahkan perusahaan yang dulunya saya pernah bagun kini semuanya akan disitah oleh pihak bank,saya sudah berusaha kesana kemari untuk mencari uang agar perusahaan saya tidak jadi disitah oleh pihak bank dan akhirnya saya nekat untuk mendatangi paranormal yang terkenal bahkan saya pernah mengikuti penggandaan uang dimaskanjeng dan itupun juga tidak ada hasil yang memuaskan dan saya hampir putus asa,,akhirnya ketidak segajaan saya mendengar cerita orang orang bahwa ada paranormal yang terkenal bisa mengeluarkan uang ghaib atau sejenisnya pesugihan putih yang namanya Mbah Rawa Gumpala,,,akhirnya saya mencoba menhubungi beliau dan alhamdulillah dengan senan hati beliau mau membantu saya untuk mengeluarkan pesugihan uang ghaibnya sebesar 10 M saya sangat bersyukur dan berterimakasih banyak kepada Mbah Rawa Gumpala berkat bantuannya semua masalah saya bisa teratasi dan semua hutang2 saya juga sudah pada lunas semua,,bagi anda yang ingin seperti saya dan ingin dibabtu sama Mbah silahkan hubungi 085 316 106 111 saya sengaja menulis pesan ini dan mempostin di semua tempat agar anda semua tau kalau ada paranormal yang bisah dipercaya dan bisa diandalkan,bagi teman teman yang menemukan situs ini tolong disebar luaskan agar orang orang juga bisa tau klau ada dukun sakti yg bisa membantuh mengatasi semua masalah anda1.untuk lebih lengkapnya buka saja blok Mbah karna didalam bloknya semuanya sudah dijelaskan PESUGIHAN PUTIH TANPA TUMBAL

    BalasHapus